Informasi Harga 9 Bahan
Pokok di wilayah NTT [
LIHAT ]
-----------------------------------
.
.
BANNER MITRA
TABLOID TOURISM, EXBIS,
EDUCATION
.
.
FOTO
.
K A B U P A T E N
KUPANG
PETA
:: IBUKOTA : Oelmasi
:: KONDISI ALAM
Letak Geografis
:
Kabupaten Kupang merupakan kabupaten yang paling
selatan di Negara Republik Indonesia. Kabupaten ini memiliki 27 buah
pulau, dan 18 buah pulau diantaranya telah bernama dan 9 buah pulau
belum diberi nama. Sementara 5 buah pulau telah berpenghuni yakni : * Pulau Timor dengan luas 4.937.62 Km2,
* Pulau Sabu dengan luas 423.81 Km2,
* Pulau Semau dengan luas 246.66 Km2,
* Pulau Raijua seluas 36.97 Km2 dan
* Pulau Kera seluas 1,5 km2.
Secara geografis Kabupaten Kupang terletak pada 121°.30’ BT – 124°.11’
BT dan 9°.19’ LS - 10°.57’ LS.
Luas wilayah Kabupaten Kupang seluas 53.958,28 Km˛ yang terdiri dari
wilayah daratan seluas 7.178,28 Km˛ dan wilayah laut seluas 46 780 Km˛
dengan garis pantai ± 492,4 Km.
Batas Wilayah
:
Batas wilayah Kabupaten Kupang adalah :
1. Utara : dengan Laut Sawu, selat Ombai,
2. Selatan : dengan Samudra Hindia,
3. Timur : dng Kab.
TTS
& Ambeno/ Timor Leste,
4. Barat : dng kab. Rote Ndao & laut Sawu
Iklim
:
Kabupaten ini juga
beriklim kering dan menurut L. R. Oldemam bertipe D4 dan E4, dengan
kondisi iklim seperti ini maka musimnya sangat pendek yaitu 3-5 bulan,
sedangkan musim kemarau 7-8 bulan. Musim hujan yang pendek itu hanya
terjadi pada bulan Desember sampai Maret.
Sementara curah hujan terendah terjadi di Pulau Raijua dan yang
tertinggi di kecamatan Amfoang Selatan dan Sabu Timur.Kondisi iklim
ini tentunya mempengaruhi pola bercocok tanam dan bertani masyarakat
kabupaten Kupang dimana 3% atau 7.453 ha dari luas wilayah kabupaten
Kupang merupakan tanah sawah kering, dan 97% atau sekitar 572.365 ha
merupakan tanah kering dalam pekarangan atau tegalan.
Tekanan udaranya berkisar antara 926,3 milibar, arah dan kecepatan
angin mencapai 6 knot/jam. Suhu udaranya berkisar 240 - 340 dengan
kelembaban udara rata-rata 75-76% RH
:: PENDUDUK
Laki - laki
:
188.902 orang
Perempuan
:
184.761 orang
Total
:
373.663 orang
(NTT dalam Angka Thn 2008)
:: Wilayah Administrasi
Jumlah kecamatan
:
30 Kecamatan
Jumlah Desa
:
218 Desa
Jumlah Kelurahan
:
22 Kelurahan
:: Transportasi
Pelabuhan Udara
:
Masyarakat
Kabupaten Kupang memanfaatkan fasilitas dua pelabuhan udara untuk
memperlancar kegiatan perekonomian, pemerintahan maupun kegiatan
lainnya, dua bandara tersebut yaitu
Bandar Udara El Tari :
Bandara Klas II dengan kapasitas pendaratan pesawat : Boeing 737.
Bandara Eltari ini melayani keberangkatan menuju pulau Jawa, Bali,
ataupun beberapa pulau lainnya dalam wilayah NTT. Intensitas
penerbangan setiap hari untuk destinasi Pulau Jawa dan Bali, sementara
untuk pulau lainnya (Pulau Sumba, Flores, Rote Ndao dll) yang ada di
wilayah NTT secara reguler tiap 2 atau 3 kali seminggu. Khususnya
Pulau Sabu schedule hanya sekali dalam seminggu. Untuk transportasi
udara ke luar Kabupaten Kupang atau Nusa Tenggara Timur atau yang akan
ke Kabupaten Kupang, dapat menggunakan fasilitas pelabuhan udara El
Tari Kupang, dengan jadwal penerbangan setiap hari dan dilayani oleh
maskapai penerbangan Merpati Nusantara Airlines (MNA), Batavia Air,
Star Air, Lion Air, Mandala Air, Transnusa, Trigana Air, dll
Bandar Udara
Terdamu (di Pulau Sabu) :
Bandara Klas V dengan Kapasitas pendaratan pesawat : Cassa. Pelabuhan
udara di pulau Sabu adalah Bandara Terdamu yang hanya dapat didarati
oleh Pesawat sejenis Cassa. Sedangkan maskapai penerbangan yang
melayani transportasi Udara bagi warga kabupaten Kupang dipulau Sabu
adalah: Merpati Nusantara Airlines dengan pesawat cassanya
Laut
:
Sebagai sebuah Kabupaten yang terdiri dari pulau-pulau
maka membutuhkan jaringan perhubungan angkutan laut terutama untuk
menghubungkan daerah-daerah kantong produksi dengan pusat perdagangan.
Disamping pelabuhan-pelabuhan laut dipakai untuk keperluan ekspor,
maupun trasportasi laut ke luar Kabupaten Kupang, digunakan pelabuhan
laut Tenau–Kupang.
Beberapa kecamatan seperti Kecamatan Raijua, Kecamatan
Sabu Timur dan Kecamatan Sabu Barat sangat membutuhkan transportasi
laut. Bahkan daerah beberapa Kecamatan didaerah Amfoang tampaknya juga
memanfaatkan transprotasi laut sekalipun dapat dengan dijangkau dengan
transportasi darat.
Pelabuhan-pelabuhan yang ada hanya sebagai pintu
keluar masuk hewan-hewan dan hasil bumi yang diantar pulaukan.
Untuk kebanyakan masyarakat Kabupaten Kupang yang berada dipulau Timor
biasanya memanfaatkan Pelabuhan Tenno untuk kapal penumpang
besar seperti KM Dobonsolo, KM Dorolonda, KM Wilis, KM Pangangaro, KM
Sri Guntang dan lain-lainya yang datang secara reguler untuk sebagai
media transportasi laut antar pulau, misalnya ke Pulau Jawa, Pulau
Bali, Flores, SUmba, Maluku dan sebagainya.
Hubungan
utama untuk mendukung angkutan penyeberangan laut antar pulau di
Kabupaten Kupang adalah dengan menggunakan Kapal Motor Penyeberangan
(Ferry).
Jalur penyeberangan yang dilayani oleh Kapal Motor
Penyeberangan Biasa (Ferry biasa) dan Kapal Motor Penyeberangan Cepat
(Ferry cepat), yaitu :
Kupang – Seba (P. Sabu) = 2 kali seminggu = 115 Mil
Pelabuhan Bolok I
dan II
Merupakan pelabuhan permanen dengan fasilitas
moveable brigde. Pelabuhan ini biasanya disinggahi Kapal Motor
Penyeberangan Biasa (Ferry biasa) dan Kapal Motor Penyeberangan
Cepat (Ferry cepat),
Pelabuhan Biu di Sabu Timur
Pelabuhan ini adalah
pelabuhan beton dimana biasanya disinggahi kapal ferry, kapal
barang dan bahkan kapal penumpang berskala kecil seperti: Kapal
Motor seperti Wilis.
Kapal Ferry dari Kupang, Waingapu dan daerah lainnya di NTT hanya
singgah seminggu sekali di pelabuhan ini. Pelayaran dari Kupang
dengan menggunakan Kapal Ferry biasanya memakan waktu 6-10 jam.
Pelabuhan Raijua
di Raijua
Pelabuhan ini adalah pelabuhan beton yang
bisa disinggahi kapal barang dan Kapal Motor kecil yang biasa
dipakai nelayan.
Pelabuhan Hansisi di pulau Semau
Pelabuhan ini merupakan
pelabuhan plengsengan. Jarak pulau Semau dari Kupang hanya sejauh
15 sampai 30 menit berlayar dengan memanfaatkan perahu motor
nelayan ataupun perahu penangkap ikan. Jenis transportasi
ini biasanya tersedia setiap hari.
Pelabuhan
Tablolong di Tablolong
merupakan pelabuhan plengsengan dimana
biasanya hanya kapal penangkap ikan dan sejumlah kapal barang yang
akan singgah dipelabuhan ini. Pelabuhan ini hanya sejauh 20 menit
berlayar dari pelabuhan Tenno atau Bolok di Kupang. Daerah
Tablolong ini juga biasanya menjadi ajang dimana festival atau
lomba memancing berlangsung
Pelabuhan Naikliu
di Naikliu
pelabuhan ini merupakan pelabuhan plengsengan
dimana biasanya kapal penangkap ikan dan sejumlah kecil kapal
barang yang akan singgah dipelabuhan ini. Pelabuhan ini hanya
sejauh 60 - 90 menit berlayar. Sarana transportasi laut ke daerah
Amfoang menjadi plihan utama dibanding menggunakan sarana
transportasi yang jalannya kurang nyaman karena rusak,
berbukit-bukit, berlubang serta berkelok-kelok. Alternatif
transportasi laut dipakai untuk keluar masuknya barang dan jasa di
daerah Amfoang
BUPATI KUPANG
Jln. Ir. Soekarno No 18 Kupang
(0380) 833066