JavaScript DHTML menu is only visible when JavaScript is enabled
headingntt.jpg
SmartMenus 6 Example - Black Style

 

 Admin :

.

 

AGENDA HARIAN

 

 

TRANSPORTASI


Informasi Penerbangan dan transportasi Laut

 [ Klik Disini ]
-----------------------------------

.

HARGA PASAR


Informasi Harga 9 Bahan Pokok di wilayah NTT

[ LIHAT ]

-----------------------------------

 

.

.

BANNER MITRA



 

TABLOID

TOURISM, EXBIS, EDUCATION
 


 

.

 

 

 




 

.

FOTO

.

New Page 1


 

Banyaknya Koperasi Unit Desa dan Koperasi Lainnya
Menurut statusnya 2007

Kabupaten KUD Jml Kop Lainnya Jml Kop Sek dan Primr Tkt Prov Tot. Kop
BH BBH BH BBH
Sumba Barat 13 - 13 71 - 71 - 84
Sumba Timur 13 - 13 76 - 76 - 89
Kupang 18 - 18 120 - 120 - 138
TTS 14 - 14 67 - 67 - 81
TTU 13 - 13 42 - 42 - 55
Belu 13 - 13 105 - 105 - 118
Alor 9 - 9 69 - 69 - 78
Lembata 9 - 9 31 - 31 - 40
Flores Timur 9 - 9 77 - 77 - 86
Sikka 10 - 10 84 - 84 1 94
Ende 10 - 10 43 - 43 1 53
Ngada 9 - 9 26 - 26 - 35
Manggarai 5 - 5 35 - 35 - 40
Rote Ndao 10 - 10 51 - 51 - 61
Manggarai Barat 6 - 6 17 - 17 - 23
SBD - - - - - - - -
Sumba Tengah - - - - - - - -
Nagekeo 3 - 3 22 - 22 - 25
Manggarai Timur 6 - 6 3 - 3 - 9
Kota Kupang 2 - 2 337 - 337 36 339
Provinsi 1 - 1 31 - 31 - 32

Jumlah

173 - 173 1307 - 1307 38 1518

2006

173 - 173 1127 - 1127 38 1300

 

Banyaknya Anggota Koperasi Unit Desa dan Koperasi Lainnya
Menurut statusnya 2007

Kabupaten KUD Jml Kop Lainnya Jml Kop Sek dan Primr Tkt Prov Jmlh
Penuh Cln Penuh Cln
Sumba Barat 14.872 - 14.872 8.919 - 8.919 - 23.791
Sumba Timur 9.24 - 9.24. 10.289 - 10.289 - 19.530
Kupang 10.621 - 10.621 16.734 - 16.734 - 27.355
TTS 24.464 - 24.64 8.805 - 8.805 - 33.269
TTU 9.749 - 9.749 3.220 - 3.220 - 12.969
Belu 15.176 - 15.176 26.857 - 26.857 - 42.033
Alor 10.976 - 10.976 5.538 - 5.538 - 16.514
Lembata 8.759 - 8.759 4.176 - 4.176 - 12.935
Flores Timur 13.966 - 13.966 10.009 - 10.009 - 23.975
Sikka 20.956 - 20.956 13.422 - 13.422 25 34.378
Ende 12.316 - 12.316 9.502 - 9.502 95 21.818
Ngada 11.085 - 11.085 12.399 - 12.399 - 23.484
Manggarai 4.935 - 4.935 15.284 - 15.284 - 20.183
Rote Ndao 3.554 - 3.554 2.124 - 2.124 - 5.678
Manggarai Barat 8.981 - 8.981 436 - 436 - 9.417
SBD - - - - - - - -
Sumba Tengah - - - - - - - -
Nagekeo 3.695 - 3.695 3.856 - 3.856 - 7.551
Manggarai Timur 8.759 - 8.759 315 - 315 - 9.74
Kota Kupang 5.268 - 5.268 37.353 - 37.353 1.965 42.621
Provinsi 137 - 137 1.422 - 1.422 - 1.559

Jumlah

197.510 - 197.510 190.624 - 190.624 2.085 390.219

2006

197.651 - 197.651 161.879 - 161.879 2.085 359.430

 

Kutipan Harian Umum Daerah
Mengenai Perkembangan Koperasi

 

:: 3 Koperasi NTT Terbaik Nasional

Tiga koperasi di Propinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) meraih predikat terbaik tingkat nasional dan mendapat penghargaan dari pemerintah pusat. Tiga koperasi itu adalah Koperasi Kredit (Kopdit) Sango Sai di Kabupaten Ngada, Koperasi Pegawai Republik Indonesia (KPRI) Gelekat Nara di Flores Timur (Flotim) dan KPRI Ende. Demikian disampaikan Kepala Dinas Koperasi dan UKM Propinsi NTT, Paulus R Tadung, S.H ketika dihubungi Pos Kupang melalui ponselnya, Sabtu (11/7/2009).

Menurut Tadung, dalam memperingati hari ulang tahun (HUT) ke-62 koperasi, 12 Juli 2009, ada tiga koperasi di NTT yang meraih penghargaan tingkat nasional. Tiga koperasi itu dinyatakan sebagai koperasi contoh karena dinilai baik dan berkembang pesat.

"Pemberian penghargaan itu pada puncak Hari Koperasi di Samarinda, ibukota Propinsi Kalimantan Timur," ujar Tadung.

Dia mengatakan, ada beberapa kriteria yang mengantar tiga koperasi tersebut meraih penghargaan, antara lain perkembangan koperasi, administrasi serta manajemen perkoperasian.

Sedangkan pada tingkat daerah, khususnya di NTT, lanjut dia, ada empat koperasi yang akan mendapat penghargaan pada HUT Koperasi Tingkat NTT yang akan diselenggarakan di Kabupaten Flores Timur. Empat koperasi tersebut, yakni Kopdit Kenisa di Kabupaten Nagekeo, Koperasi Mekar Jaya di Lembata, Koperasi Usaha Jaya di Flotim dan Koperasi Wanita di Kabupaten Manggarai.

Menyangkut dana yang dialokasikan pemerintah Propinsi NTT untuk koperasi-koperasi di daerah ini, Tadung menyebutkan, dana yang dialokasikan dari APBD NTT tahun 2009 senilai Rp 15 miliar. Dana itu, lanjutnya, akan ditambah lagi dari APBD masing-masing kabupaten/kota. Karena itu, diharapkan agar ke depan koperasi-koperasi di daerah ini bisa berkembang lebih baik lagi.

Menyangkut masih banyaknya koperasi yang saat ini tidak aktif alias mati suri, dia mengatakan, dari identifikasi koperasi yang dilakukannya, di NTT ini ada 1.625 koperasi. Namun 338 di antaranya tidak aktif alias mati suri.

Pihaknya bersama Dekopinwil NTT akan melakukan revitalisasi melalui pembinaan, merger atau penggabungan dengan koperasi lain yang masih aktif dan dibubarkan.

"Pilihan terakhir (dibubarkan) ini akan diambil apabila koperasi yang bermasalah itu tidak bisa dibina atau dimerger. Tapi pemerintah akan mengambil langkah- langkah konstruktif untuk merangsang pertumbuhan koperasi di daerah ini," ujarnya.

Data yang dihimpun Pos Kupang menyebutkan, di NTT ada enam koperasi yang dinyatakan sebagai koperasi berprestasi. Enam koperasi tersebut, yakni Koperasi Sango Sai-Bajawa, KPRI Gelekat Nara-Flotim dan KPRI Ende, ketiganya terpilih sebagai koperasi terbaik nasional.

Sedangkan tiga koperasi lainnya, yakni Koperasi Kenisa Mauponggo (Nagekeo), Koperasi Usaha Jaya (Flotim) dan Koperasi Mekar Jaya (Lembata) dinilai sebagai koperasi berprestasi di NTT.

Selain itu, ada dua orang yang terpilih sebagai tokoh koperasi NTT, yakni Romanus Woga dan Yefta Bengngu. Romanus Woga adalah Ketua Puskopdit Swadaya Utama- Sikka yang wilayahnya mencakup Kabupaten Sikka, Flores Timur dan Lembata. Sedangkan Yefta adalah Ketua KPRI Maju-Kota Kupang.

Dukung Propinsi Koperasi
Dewan Koperasi Indonesia Wilayah (Dekopinwil) Nusa Tenggar Timur (NTT) menyatakan bertekad mendukung program Gubernur NTT, Drs. Frans Lebu Raya menjadikan NTT sebagai propinsi koperasi.

"Inilah tekad yang kami ikrarkan bertepatan dengan HUT ke-62 Koperasi yang jatuh pada hari ini," kata Ketua Harian Dekopin Wilayah NTT, Petrus Umbu, kemarin.

Tekad ini, kata dia, akan diwujudkan dengan menghidupkan kembali koperasi unit desa (KUD) serta mendorong koperasi kredit (Kopdit) untuk meningkatkan jumlah anggota dan sahamnya sehingga mampu mensejahterakan anggotanya.

"Hal serupa juga harus dilakukan koperasi simpan pinjam (KSP), koperasi serba usaha (KSU), Koperasi Pegawai Republik Indonesia (KPRI) dan koperasi lainnya yang tersebar di seluruh kabupaten/kota di NTT," katanya.

Dekopinwil NTT sejak dua tahun terakir ini melakukan peringatan HUT Koperasi secara bergilir di setiap kabupaten/kota dengan melibatkan masyarakat. Tujuannya, kata dia, untuk membangkitkan kembali semangat pada masyarakat.

"Tahun lalu pada HUT ke-61, kita rayakan di Labuan Bajo. Tahun ini, pada HUT ke-62 digilir lagi ke Larantuka," katanya.

Ia menegaskan tekad Dekopinwil itu seiring juga dengan peran dalam menjalankan fungsinya, yakni meningkatkan kualitas sumber daya manusia koperasi, meningkatkan kerja sama antarkoperasi dan antarbadan usaha lainnya baik nasional maupun internasional.




:: Tahun 2013 NTT Jadi Provinsi Koperasi

Gubernur Nusa Tenggara Timur (NTT), Frans Lebu Raya menyatakan optimismenya bahwa pada tahun 2013 provinsi yang dipimpinnya sudah menjadi provinsi koperasi di Indonesia dengan secara bertahap menetapkan semua kabupaten/kota menjadi daerah pengembangan koperasi.

"Saat ini ada lima dari 21 kabupaten/kota di NTT, yakni Flores Timur, Lembata, Sikka, Ende dan Ngada sudah diusulkan menjadi kabupaten koperasi, sehingga optimisme menjadikan NTT sebagai provinsi koperasi pada 2013 akan terwujud," katanya ketika bertatap muka dengan masyarakat Desa Lamawalang di Kecamatan Larantuka, Kabupaten Flores Timur, Jumat.

Menurut Gubernur Lebu Raya, dengan berkoperasi masyarakat bisa mendapatkan jalan keluar jika ada anggota yang mengalami kesulitan, sekaligus menjadi landasan yang kokoh dalam menopang ekonomi keluarga.

"Kita jangan bangga karena terus menerima raskin --beras untuk orang miskin--dan BLT --bantuan langsung tunai--dari pemerintah, apalagi mulai 2010, program BLT tidak lagi dilanjutkan. Ini menurut pernyataan Menteri Ekonomi, Sri Mulyani," kata Lebu Raya soal BLT dimaksud.

"Kita bangga jika kita makan dan minum dari kucuran keringat sendiri. Saya bukan menolak program tersebut, tetapi jangan kita menjadikan raskin dan BLT menjadi satu-satunya harapan hidup. Pola ini harus kita tinggalkan dan berkoperasi merupakan jawabannya," kata gubernur.

Dalam acara tatap muka yang dihadiri Wakil Bupati Flores Timur, Yoseph Laga Doni Herin itu, Gubernur Lebu Raya menegaskan bahwa para petani harus diberdayakan agar tidak hanya menjadi objek produksi bahan mentah semata dan tak pernah menikmati hasilnya lebih banyak untuk bisa hidup sejahtera.

"Kita bangga minum Milo --merek minuman dari coklat--atau susu coklat dari negeri jiran Malaysia, tetapi kita tidak sadar bahwa bahan mentah untuk mengolah Milo menjadi minuman sehat dan bergizi itu berasal dari negeri Indonesia yang kaya raya dengan coklat," katanya.

Karena itu, melalui wadah koperasi, Gubernur Lebu Raya optimistis semua persoalan yang dihadapi petani NTT akan teratasi, sehingga tidak perlu lagi mengharapkan raskin dan BLT dari pemerintah sebagai satu-satunya sumber kehidupan.

 




PENGADUAN

 

.

PUBLIKASI


KOLOM OPINI

MENURUT ANDA APA HARAPAN DAN PRIORITAS PEMBANGUNAN YANG PERLU DILAKSANAKAN OLEH GUBERNUR DAN WAKIL GUBERNUR YANG BARU

[Baca] [Tulis]

.

PERDA - PERDA














 

UMKM NTT

New Page 1

 


 

.

 

 



KANTOR PENGOLAHAN DATA ELEKTRONIK (KPDE)
Provinsi Nusa Tenggara Timur
Jl. Raya El Tari No. 52 Kupang, Telp. (0380) 824843, (0380) 832567, Faks. (0380) 830814
Copyright © 2005 All rights reserved
 All comment about this site please send mail to e-mail
@2005
www.nttprov.go.id
support by nusacendanabiz.com