Deprecated: Assigning the return value of new by reference is deprecated in /home/pemdan01/public_html/penghubung/web/wp-settings.php on line 520

Deprecated: Assigning the return value of new by reference is deprecated in /home/pemdan01/public_html/penghubung/web/wp-settings.php on line 535

Deprecated: Assigning the return value of new by reference is deprecated in /home/pemdan01/public_html/penghubung/web/wp-settings.php on line 542

Deprecated: Assigning the return value of new by reference is deprecated in /home/pemdan01/public_html/penghubung/web/wp-settings.php on line 578

Deprecated: Function set_magic_quotes_runtime() is deprecated in /home/pemdan01/public_html/penghubung/web/wp-settings.php on line 18
Disbudpar NTT Segera Bentuk Badan Promosi Pariwisata | Kantor Penghubung

Profil Kantor

Pemda

Login

Artikel Dibaca


Alamat Muspida se-NTT - 7335 hits
Kain Tenun - 3488 hits
Iklim & Topografi - 3069 hits
Wisma & Asrama NTT - 2933 hits
Produk Unggulan - 2262 hits

Main | NTT Sebagai Daerah Unggulan Baru Pariwisata »

Disbudpar NTT Segera Bentuk Badan Promosi Pariwisata

By admin | December 16, 2009

google

Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Nusa Tenggara Timur (NTT) segera melakukan kajian pembentukan badan promosi pariwisata, sebagaimana disyaratkan oleh Undang-Undang No.10/2009 tentang Pariwisata.

"Kita belum membentuk Badan Promosi Pariwisata, namun segera melakukan kajian karena masih ada waktu panjang setelah UU itu berlaku" kata Kepala Dinas Pariwisata NTT, Ir. Ansgerius Takalapeta, di Kupang, Minggu.

Dia mengatakan, setelah UU tersebut berlaku, pemerintah daerah diberi kesempatan selama tiga tahun untuk membentuk badan tersebut, sehingga pihaknya masih punya waktu untuk lakukan kajian. "Kita masih punya waktu selama dua tahun lebih untuk mengkaji pembentukan badan tersebut," katanya.

Menurut dia, pembentukan badan ini harus dimulai dari tingkat pusat, provinsi dan kabupaten/kota. "Kita tunggu kalau sudah ada pembentukan di tingkat pusat, maka kita juga segera membentuk badan tersebut," katanya.

Sebagai pintu gerbang pariwisata di selatan Indonesia, kata mantan Bupati Alor dua periode ini, pembentukan badan promosi pariwisata sangat dibutuhkan untuk meningkatkan minat wisatawan berkunjung ke berbagai obyek di NTT. Apalagi, katanya, Taman Nasional Komodo mempunyai nilai jual yang cukup tinggi di dunia internasional sehingga dipromosikan masuk dalam tujuh keajaiban dunia.

Selain Pulau Komodo di mana biawak raksasa menjadi daya tarik khusus bagi wisatawan, NTT juga memiliki obyek andalan seperti danau tiga warnah Kelimutu di Ende, taman laut di sekitar Labuan Bajo di Manggarai Barat, Riung di Ngada, Teluk Maumere di Sikka dan Pulau Kepa di Alor.

Sementara di Sumba ada pesona megalitik, tenun ikat dan pasola atau perang tanding sambil mengendarai kuda dan Timor dengan banyak obyek petualangan. Selain meningkatkan kunjungan wisatawan, kata Takalapeta, dengan adanya badan promosi ini, maka sektor jasa dan usaha mikro kecil menengah (UMKM) juga akan berkembang, karena turut di promosikan. "Tidak hanya pariwisata, tapi sektor lain turut dipromosikan," katanya

UU Pariwisara ini, kata Takalapeta, akan menjadikan pariwisata sebagai andalan untuk meraup devisa dan mengembangkan sektor pariwisata secara berkelanjutan melalui pemberdayaan masyarakat lokal. UU ini, lanjutnya, juga melindungi dan meningkatkan sektor UKMK dan koperasi yang mendukung sektor pariwisata. Undang-undang No.10/2009 mengantikan UU No.9/1990 yang tidak sesuai dengan perkembangan dunia pariwisata nasional.

number of view: 1930

Topics: Info Daerah |

Comments are closed.