×

Warning

Failed loading XML file

Kampung Adat Kudji Ratu di Sabu Timu

Published: Wednesday, 22 January 2014

Sama halnya dengan Kampung Adat Namata, di Kudji Ratu juga memiliki pesona yang sama dengan Namata. Di Kudji Ratu terdapat batu megalitik, rumah adat dan pepohonan yang sakral. Konon menurut cerita tetua adat di Kudji Ratu bahwa pepohonan yang ada dalam kampung tersebut memiliki kekuatan majis yang sangat tinggi, sehingga tidak sembarangan orang bisa menebangnya.

Apabila ada orang luar yang berani menebang pepohonan dalam perkampungan tersebut, maka dapat dipastikan orang tersebut akan mengalami sakit penyakit bahkan bisa fatal/meninggal dunia. Untuk bisa masuk ke dalam kampung adat, kita mesti ijin pada penjaga pintu. Dan proses minta ijin harus menggunakan bahasa adat. Oleh karena itu kita tidak bisa pergi sendirian ke sana, namun kita mesti mengajak orang yang memahami seluk beluk dan bahasa/syair adat.

Aktivitas

Di Kampung Adat Kudji Ratu, kita bisa melihat - lihat batu megalitik yang tersusun rapi. Demikian juga kita bisa melihat - lihat rumah adat Sabu yang masih asli. Pada bulan - bulan atau peristiwa tertentu, kita bisa menyaksikan adanya upacara adat yang dilakukan diperkampungan tersebut. Seperti Upacara Perkabungan apabila ada anggota pemangku adat (mone ama) yang meninggal, upacara mengusir bala penyakit, upacara menurunkan hujan, dan upacara lainnya. Disamping kita melihat - lihat, juga kita bisa mendoakan dan memohon kepada YANG MAHA KUASA agar senantiasa melindungi dan memberkati kita dalam segala aspek kehidupan.

Untuk bisa masuk ke dalam Kampung Adat Kudji Ratu, maka kita harus menggunakan pakaian adat (selimut atau sarung motif Sabu). Oleh karena itu, sebelum ke Kampung tersebut, maka kita harus mempersiapkannya dari rumah. Dan jika kita tidak mempunyai, maka tidak perlu kuatir karena di pintu masuk Kampung telah disediakan selimut/sarung yang disewakan oleh warga sekitar kepada para pengunjung. Di samping itu, di dalam kampung adat ini kita bisa menikmati segarnya air kelapa muda dicampur gula sabu. 

Akomodasi

Penginapan yang paling dekat dengan lokasi perkampungan adat ini yakni hotel Rai Hawu. Jarak dari hotel Rai Hawu ke kampung adat Kudji Ratu sekitar 3-4 km. Namun demikian bisa juga kita menginap di penginapan sekitar Seba yang cukup terjangkau harganya. Karena jarak dari Seba ke Kudji Ratu tidak terlampau jauh (sekitar 15 km) artinya memerlukan waktu tempuh 30 menit jika menggunakan sepeda motor atau mobil.

 

Kuliner

Di sekitar lokasi Kudji Ratu tidak terdapat warung ataupun  restauran. Oleh karena itu biasanya para pengunjung turun untuk makan di Kota Seba. Namun demikian di sekitar lokasi Kudji Ratu terdapat pohon kelapa masyarakat. Buahnya bisa kita peroleh dengan mudah. Masyarakat sekitar biasa menyuguhi pengunjung dengan air kelapa muda dicampur gula sabu kepada para tamu.

 

Transportasi

Untuk mencapai lokasi wisata Kampung Adat Kudji Ratu, pengunjung bisa menggunakan sepeda motor atau mobil. Jarak tempuh dari Kota Seba ke Kudji Ratu sekitar 15 kilo meter, sehingga membutuhkan waktu selama 30 menit. Kita bisa meminjam/rental motor atau mobil milik masyarakat dengan harga yang cukup terjangkau, yakni untuk motor seharga 200.000/hari dan mobil seharga 500.000/hari.


Kampung Adat Ku...
Kampung Adat Kudji Ratu di Sabu Timu Kampung Adat Kudji Ratu di Sabu Timu

Kampung Adat Lainnya ...

Hits: 2200

Jajak Pendapat

Bagaimana website ini?

Menarik - 60.8%
Biasa saja - 15.8%
Buruk - 11.4%

Total votes: 158
The voting for this poll has ended on: December 31, 2014

Statistik web

Today345
Yesterday763
This week345
This month13301
Total1172109
Monday, 15 October 2018

Informasi Cuaca

Kupang